
Kelompok teater asal Inggris, The Paper Birds akan menggelar tur internasional untuk karya Feel Me di PSBK pada 7 & 8 Februari 2025. Pertunjukan teater interaktif tersebut akan ditampilkan pada Jagongan Wagen edisi perdana tahun ini.
PSBK kembali membuka tahun 2025 dengan menampilkan pertunjukan bertaraf internasional dari The Paper Birds (Inggris) dalam acara Jagongan Wagen (JW). Platform pertunjukan yang telah diselenggarakan sejak tahun 2007 ini secara konsisten menjadi ruang pertemuan antara karya seni, seniman, dan publik. Selama 18 tahun, JW telah diadakan sebanyak 151 kali dan menampilkan karya dari 1.533 seniman. Tahun ini, JW fokus untuk mempresentasikan karya seni pertunjukan lintas negara sebagai upaya untuk mendukung pertumbuhan penonton dan menciptakan kesempatan bagi mereka untuk mengapresiasi seni.
Sebagai line up pembuka tahun ini, The Paper Birds akan menampilkan pertunjukan teater interaktif berjudul Feel Me. Fokus pada tema empati, Feel Me dibuat oleh tim seniman muda multidisiplin dan dikembangkan sejak tahun 2022 bersama akademisi, pakar, serta kelompok anak muda dari Inggris dan Indonesia.
Melalui gerak, film, proyeksi video, dan interaksi penonton, pertunjukan ini bercerita tentang perjalanan ‘setiap orang’ setelah digusur dari tempat tinggal mereka. Feel Me mengeksplorasi beragam sudut pandang dan menghubungkan penonton dengan berbagai kisah di dunia maya. Lewat pertunjukan interaktif menggunakan handphone, para penonton didorong untuk mempertanyakan empatinya terhadap orang lain.
Feel Me dirilis pada musim gugur 2023 dan sudah ditampilkan di beberapa tempat di Inggris seperti di HOME (Manchester), The Black Theatre (Monmouth), Warwick Arts Center (Coventry), Queen’s Theatre (Hornchurch), Theatre Royal Plymouth, Leeds Playhouse, dan New Wolsey Theatre (Ipswitch). Pertunjukan Feel Me di PSBK adalah tur internasional pertama untuk karya produksi terbaru dari The Paper Birds ini.

Karya Feel Me ini merupakan hasil kolaborasi PSBK dan The Paper Birds selama empat tahun terakhir, dimulai dari program The School of Hope (TSoH) pada 2021. TSoH adalah proyek seni
digital bertema empati yang menanggapi kondisi pada saat pandemi Covid-19. Kolaborasi ini merupakan bagian dari global citizenship project untuk anak muda dari lima kolaborator di tiga benua, salah satunya di PSBK, Indonesia. TSoH menghasilkan manifesto dalam bentuk film pendek yang didasarkan oleh pemikiran para anak muda tersebut tentang empati dan visi untuk generasi mereka maupun generasi mendatang.
Kolaborasi PSBK dan The Paper Birds berlanjut pada proyek Empathy Spaces sepanjang 2022-2023. Empathy Spaces adalah eksperimen kreatif yang melibatkan seniman Indonesia dan Inggris untuk merancang pertunjukan bertema empati untuk segmen penonton anak muda. Proses pengembangan karya tersebut melibatkan puluhan anak muda di Inggris dan Indonesia yang tergabung dalam Komite Penonton (Youth Creative Council). Mereka secara aktif memberikan tanggapan dan saran atas karya yang sedang dikembangkan oleh para seniman Empathy Spaces.
Setelah empat tahun berkolaborasi secara virtual, The Paper Birds akhirnya hadir langsung di PSBK pada awal Februari lalu. Selain tur internasional Feel Me, residensi singkat mereka di PSBK akan diisi dengan workshop khusus anak muda, sesi berbagi dan berjejaring, serta reuni dengan para kolaborator proyek The School of Hope, Empathy Spaces, dan Komite Penonton.
“Kami merasa terhormat untuk menghadirkan Feel Me di PSBK dan sangat menantikan untuk berbagi dengan komunitas-komunitas kami. Saya yakin bahwa komunitas-komunitas di Yogyakarta tidak hanya akan menikmati pengalaman yang mendalam ini, tetapi juga merasa terinspirasi untuk menjadi agen perubahan untuk membangun dunia yang lebih damai.” ujar Direktur Eksekutif PSBK, Jeannie Park.
“Seperti banyak orang, kami membangun hubungan baru dan memperluas jangkauan digital dan virtual selama lockdown. Salah satu persahabatan baru yang paling bermakna dan berdampak yang terbentuk selama pandemi Covid-19 adalah dengan PSBK di Indonesia. Kami bertemu di sebuah acara daring dan mulai terhubung, dan sekarang, lebih dari 4 tahun kemudian dan ratusan email serta jam-jam yang dihabiskan di Zoom, kami sangat senang akhirnya bisa bertatap muka. Ini terasa sangat istimewa, karena kami tidak hanya dapat bertemu dan berbagi karya serta percakapan dengan staf PSBK, penerjemah, dan teknisi, tetapi juga dengan beragam kelompok pemuda dan seniman yang telah kami ajak bekerja sama
kami ajak bekerja di studio kami meskipun terpisah lebih dari 7.000 mil. Rasanya sangat istimewa bisa merayakan keberhasilan digital kami di ruang fisik bersama-sama.” ungkap Jemma McDonnell, co-director dari The Paper Birds dan sutradara karya Feel Me.
Feel Me diciptakan oleh The Paper Birds bekerja sama dengan Theatre Centre. Produksi bersama New Wolsey Theatre. Didukung oleh PSBK dan The Point Eastleigh. Dukungan pendanaan oleh British Council International Collaboration dan Arts Council England.
Tentang The Paper Birds
The Paper Birds adalah kelompok teater yang menciptakan karya-karya yang kaya akan kritik sosial dan politik melalui metode kolaborasi, improvisasi, dan eksperimen. Didirikan pada tahun 2003 di Leeds oleh Co-Director Jemma McDonnell dan Kylie Perry, The Paper Birds telah diakui sebagai pelopor teater verbatim di Inggris. The Paper Birds mengangkat subjek-subjek yang kompleks dan beragam serta membuatnya mudah diakses oleh publik.
The Paper Birds percaya bahwa seni dapat menginspirasi dan membuat dunia menjadi lebih baik. Mereka hadir untuk menciptakan teater partisipatif dan mendorong perubahan sosial dengan menyelaraskan dua program inti: program artistik (artistic programme) dan program partisipasi (participation programme).
Selama 15 tahun terakhir, The Paper Birds telah mengukir reputasi sebagai pionir dalam memberikan workshop/lokakarya sekolah terkait teater verbatim dengan metode kolaborasi, improvisasi, dan eksperimen, baik di tingkat regional maupun internasional. Program ini merupakan salah satu bagian dari identitas dan tujuan mereka sebagai sebuah organisasi.