Padepokan Seni Bagong Kussudiardja

Alamat
Ds. Kembaran Rt. 04-05, Tamantirto, Kasihan,
Bantul, D.I. Yogyakarta 55183
Phone / Fax: (0274) 414-404
Email: info@psbk.or.id
Website: www.psbk.or.id

SIRKUIT: AHLI WARIS ETAPE SATU
KURATOR: Suwarno Wisetrotomo
Pembukaan : Senin, 7 Mei 2018, pkl. 19.00


Pameran berlangsung s.d. 30 Juni 2018 Buka : Selasa s/d Sabtu, pukul 11.00-18.00 WIB di PADEPOKAN SENI BAGONG KUSSUDIARDJA (PSBK) Ds. Kembaran Rt.04-05, Tamantirto, Kasihan, Bantul, DIY

SIRKUIT: AHLI WARIS ETAPE SATU

Pameran seni rupa yang berjudul SIRKUIT: AHLI WARIS ETAPE SATU, merupakan salah satu kegiatan untuk menandai berbagai pencapaian seorang maestro kesenian dan kebudayaan Indonesia, Bagong Kussudiardja (1928-2004) dalam perayaan ulang tahun Bagong Kussudiarja (ke-90th), Pusat Latihan Tari Bagong Kussudiarja (ke-60th), dan Padepokan Seni Bagong Kussudiarja (ke-40th). Sepanjang tahun 2018, PSBK menyelenggarakan serangkaian kegiatan untuk memperingati dan memahami berbagai kiprah, pencapaian, dan kontribusi alm. Bagong Kussudiardja pada perjalanan sejarah seni dan budaya Indonesia modern.

Mengacu pada pameran (semacam) retrospeksi Bagong Kussudiarja, pada Mei – Juni 2017 lalu, bertajuk Sirkuit Bagong Kussudiarja, maka pada bulan Mei–Juni 2018 bertepatan dengan perayaan ulang tahun maestro Bagong Kussudiarja (ke-90 tahun), Pusat Latihan Tari Bagong Kussudiarja (ke-60 tahun), dan Padepokan Seni Bagong Kussudiarja (ke-40 tahun). Sirkuit dalam pengertian konotatif maupun denotatif, tercermin dari institusi yang dibangun Bagong Kussudiarja (BK), jejaringnya yang luas baik horisontal maupun vertikal, dan bagaimana jejak-jejaknya yang tertanam dalam institusi terkecinya, yakni keluarga.

Sebagai pembangun sirkuit, BK mewariskan jejak keseniamannya pada ketiga anak dan seorang cucunya; Otok Bima Sidarta, Butet Kartaredjasa, Djaduk Ferianto, dan Doni Maulistya (anak dari alm. Ida Manutranggana). Ketiga anak dan seorang cucunya ini adalah ‘ahli waris’ BK, dalam pengertian yang sesungguhnya. Harta benda BK – yang tangible dan intangible – terutama di sekitar ‘harta karya seni dan bakat keseniannya’ terwariskan pada generasi kedua dan ketiga ini. Otok, Butet, Djaduk, dan “Aul” memiliki bakat multi seni. Otok menunjukkan krida dalam seni karawitan dan tari, juga melukis. Butet dan Djaduk belajar formal seni rupa, kemudian mengembangkan karier di dunia teater, film, dan jurnalisme (Butet); dan Djaduk mengembangkan karier di bidang musik kreatif, film, dan teater. Sang cucu Aul mengembangkan karier di bidang seni kontemporer.

Pameran kali ini, kembali menampilkan BK beserta putra dan cucunya. BK ditampilkan dalam bentuk lini masa infografis terkait perjalanan hidup dan kreatifnya, dilengkapi dengan ilustrasi foto-foto terpilih yang dianggap merepresentasikan tahap-tahap penting dalam kehidupan dan karier kesenimanannya.

Menyertai lini masa infografis BK, akan dipamerkan karya-karya seni rupa (lukisan, sketsa, dan fotografi) karya Otok Bima Sidarta, Butet Kartaredjasa, Djaduk Ferianto, dan Doni Maulistya, peristiwa pameran ini dapat dijadikan pintu masuk untuk memahami lebih jauh dan dalam bagaimana modus atau mekanisme penularan bakat seni ini terjadi pada Otok, Butet, Djaduk, dan Aul; dan dapat digunakan untuk melihat kesinambungan atau keterputusan estetik dari BK, ke anak, hingga cucunya.

Pameran bersama ini akan hadirkan karya rupa oleh SENIMAN:
  • BAGONG KUSSUDIARDJA (alm.)
    Lukisan dan sketsa dengan tema tari dan panggung
  • OTOK BIMA SIDARTA
    Karya Lukisan
  • BUTET KARTAREDJASA
    Karya sketsa, lukisan, dan keramik
  • DJADUK FERIANTO
    Karya Fotografi
  • DONI MAULISTYA
    Karya mixed media

All Events